Perancangan Koridor Desa Tounelet sebagai Infrastruktur Pendukung Desa Wisata
Kata Kunci:
koridor desa, desa wisata, walkabitlity, streetscape, perancangan arsitektur, pengalaman wisatawanAbstrak
Perancangan koridor desa merupakan elemen strategis dalam mendukung terbentuknya infrastruktur dasar desa wisata, terutama pada kawasan yang memiliki potensi budaya dan lanskap seperti Desa Tounelet. Penelitian ini bertujuan merumuskan arahan desain koridor desa yang berfungsi sebagai ruang sirkulasi sekaligus ruang pengalaman wisatawan melalui pendekatan evaluatif terhadap kondisi eksisting dan kebutuhan aktivitas wisata. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, pemetaan elemen fisik koridor, analisis kualitas ruang menggunakan parameter walkability, keamanan, keterbacaan, kenyamanan visual, serta wawancara singkat dengan pengguna kawasan dan pelaku wisata lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koridor Desa Tounelet memiliki potensi kuat sebagai infrastruktur pendukung desa wisata, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti lebar jalur pejalan kaki yang terbatas, ketidakteraturan elemen streetscape, kurangnya penanda arah dan informasi wisata, serta minimnya fasilitas pendukung wisatawan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan rekomendasi perancangan berupa penataan jalur pedestrian yang lebih ramah pejalan kaki, pengorganisasian elemen streetscape, penyediaan signage informatif bilingual, peningkatan kualitas pencahayaan, serta penguatan identitas visual desa melalui material lokal dan elemen estetika berbasis budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perancangan koridor desa yang dirancang secara terpadu tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan orientasi ruang, tetapi juga memperkuat citra Desa Tounelet sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan masyarakat.