TRANSFORMASI PORT TASUKA: ANALISIS EXCLAVE DAN STRUKTUR SPASIAL DESA TOUNELET
Desa Tounelet, Port Tasuka, exclave,morfologi desa, Danau Tondano.
Kata Kunci:
Desa Tounelet, Port Tasuka, exclave, morfologi desa, Danau TondanoAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena spasial unik pada Desa Tounelet, Kecamatan Kakas, yang memiliki wilayah administratif terpisah (Jaga VI) dengan jarak tempuh 6,2 km dari pusat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara pemisahan geografis tersebut dengan latar belakang sejarah kolonial di wilayah Danau Tondano. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan pemetaan wilayah dan analisis historis-spasial berdasarkan observasi lapangan tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jaga VI merupakan sebuah exclave yang secara historis berfungsi sebagai Port Tasuka, yakni pangkalan pesawat amfibi militer Jepang periode 1942-1945. Meskipun terpisah secara daratan oleh desa lain, wilayah ini secara morfologis berada pada garis horizontal yang sama di tepian danau, yang menandakan strategi penguasaan akses perairan di masa lalu. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa struktur administratif Desa Tounelet merupakan representasi dari preservasi teritorial berbasis sejarah militer dan konektivitas air. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek historis dalam penyusunan rencana tata ruang desa agar integritas wilayah tetap terjaga meski secara fisik terfragmentasi.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ayesha Aramita Lumalundung Malonda, Santoni, Karry E. H. Umboh, Jonathan F. Ijong, Ronald R. Tampinongkol (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.