Perancangan SMK Seni Musik dan Tari dengan Pendekatan Arsitektur Nusantara Hibualamo di Kota Tobelo
Abstrak
Perancangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Seni Musik dan Tari merupakan upaya untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang mendukung pelestarian dan pengembangan seni tradisional Indonesia. Dalam konteks ini, pendekatan Arsitektur Nusantara dipilih sebagai dasar perancangan guna mencerminkan identitas budaya lokal yang kuat serta menciptakan ruang-ruang yang adaptif terhadap iklim tropis dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang lingkungan belajar yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mampu menjadi media edukatif dan inspiratif bagi siswa dalam mengenal, mempelajari, dan melestarikan seni musik dan tari Nusantara. Metode perancangan yang digunakan meliputi studi literatur, studi banding, observasi lapangan, dan analisis tapak. Pendekatan Arsitektur Nusantara diterapkan melalui elemen-elemen seperti penggunaan material lokal, sistem ventilasi alami, bentuk atap tradisional, serta penataan ruang yang mengakomodasi aktivitas seni secara fleksibel dan kontekstual. Hasil dari perancangan ini adalah rancangan SMK Seni Musik dan Tari yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya, fungsi edukatif, dan kenyamanan ruang, sehingga mampu menjadi wadah yang representatif bagi generasi muda dalam melestarikan seni budaya bangsa.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Welzandy Lahura, Ayesha Aramita Lumalundung Malonda, Karry E. H. Umboh (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.